CLBK
Cinta Lama Bersemi (Bertemu)
Kembali
Lusi meremas secarik kertas tanpa dosa di genggamannya.
Tulisan cantiknya yang mengisi ruang kecil lembaran putih itu berkerunyut
kusut.
“Pacar pacar Huh!! Kapan gua punya pacar seperti Marina,
Pipit, dan Resty. Mereka yang kemana – mana ditemani pacar,sedangkan gua ???
only yourself!!“
Pagi ini pagi yang memaksanya tidak bisa memberikan senyuman
hangat kepada dunia. Yang pasti Lusi sepertinya tidak ingin bersahabat sejenak
dengan siapapun. Pribadinya yang ceria kini hilang sesaat. Entah untuk
selanjutnya, entah hanya untuk hari ini, atau mungkin selama ia belum menemukan
seorang pacar. Waktu belum juga menunjukan pukul 09.30 yang mengharuskannya
untuk masuk kelas. Lusi lebih memilih berdiam dikursi panjang yang telah
disediakan di sepanjang kampusnya sambil membuka laptop dan memasangkan headset
ke telinganya dengan volume suara full.
At night when the stars light up my room I sit talking to
the moon. Try to get to you in hopes you are on the other side talking to me
too. Penggalan lirik lagu Talking To The Moon – nya Bruno Mars meramaikan seisi
telinga dan diri Lusi. Hanya lagu itu
yang terdengar, sampai – sampai Resty yang sedari tadi berteriak – teriak di
depannya tidak digubris.
“Lusi.. Lusi..”, Resty memanggil sambil menepuk Lusi yang
sedang asik dengan dunianya.
Lusi yang terkejut dengan kedatangan Resty dan kedua
temannya Pipit dan Marina secara tiba – tiba sontak membuat Lusi melepaskan
headsetnya dan menutup laptopnya.
“Eh kalian,, ada
apa??” tanya Lusi singkat.
“Lu kenapa lus,singkat bener ngomongnya,ga biasanya lu kaya
gini??” tanya Pipit mengintoregasi Lusi yang memang terlihat beda hari ini.
“Engga apa – apa cuma lagi bad moody aja hari ini” jawab
Lusi agak ketus
“Yaa kenapa,,masa lu ga mau cerita sama kita?” tanya Marina
agak maksa
Tiba – tiba tanpa menghiraukan Lusi yang sedang tidak enak
hatinya itu,Pipit nyeletuk berbicara tentang kekasihnya.
“Eh,eh,, semalem Dony kerumah tau dia bela – belain dateng
malem – malem buat ngucapin happy anniversary ke gua sekaligus bawain gua bunga
mawar... so sweet banget” ucapan Pipit yang sedang mengalami hati yang berbunga
– bunga tanpa menghiraukan Lusi yang hari ini sedang bad moody. Mendengar itu
Lusi berlalu begitu saja dan berjalan cepat menuju kelas yang kelihatannya
sudah terlihat kosong.
“Lusi kenapa sih?? Ko dia langsung pergi gitu aja sih??”
tanya Pipit yang bingung melihat sikap Lusi
“Hmmm,kayanya gua tau dehh kenapa Lusi kaya gitu.” Jawab
Resty yang mulai mengerti apa yang
sedang di alami temannya itu
“Emangnya kenapa Res?? Dia cerita sama lu??” tanya Marina
yang penasaran
“Kayanya dia ngerasa iri deh sama kita – kita yang sekarang
ini udah punya pasangan sedangkan sampai sekarang dia masih sendiri” kata Resty
dengan pandangannya sendiri
“Ohh iyaa,mungkin juga tuh Res,, dia kan udah lama banget ga
ngerasain punya pacar setelah putus dari Kevin.” Sahut Marina menyebut nama
seseorang di masa lalunya Lusi
“Iyaa mungkin tuh,,buktinya aja pas tadi gua cerita tentang
Dony dia langsung pergi gitu aja.” Jawab Pipit
“Terus kita harus gimana dong??” tanya Marina kepada kedua
temannya
Persahabatan mereka terjalin saat mereka duduk dibangku SMA
hingga sekarang Mereka duduk dibangku perkuliahan. Mereka adalah suatu bentuk persahabatan
yang mengisi warna – warni dunia. Lusi yang dulu semasa SMA nya pernah
merasakan jatuh cinta kepada salah satu teman seangkatannya,hingga kini dia
masih menyimpan perasaannya untuk laki – laki itu. Namun hubungan mereka kandas
di karenakan Kevin harus meneruskan kuliahnya di luar kota. Mungkin sebenarnya
bisa saja mereka tetap menjalaninya dengan hubungan jarak jauh,hanya saja Kevin
tidak sanggup menjalaninya maka dia memutuskan
untuk mengakhiri hubungannya.
Hari ini tepat hari dimana Lusi dan Kevin
jadian. Lusi yang sedang menyendiri dikamarnya dia mengingat bahwa hari ini
adalah hari jadinya dengan mantannya itu.
“Sekarang tanggal 23 februari harusnya sekarang gua sama
Kevin lagi ngerayain anniversary yang ke 24 bulan,,tapiiiiii.....” ucapan Lusi
yang mengingat kenangannya di masa lalu.
Tiba – tiba ketika dia sedang terlarut dalam ke galauan nya
handphonenya berbunyi yang menanandakan ada pesan.Bergegas dia mengambil
handphone dan langsung membaca pesan singkat itu. Ternyata itu dari temannya Resty
yang mengajak dia untuk bergabung ke salah satu restoran bersama teman –
temannya.
“Ngapain sih Resty pake ngajak gua ntar gua kesana mereka
sama pacarnya masing – masing lagi.” Kata Lusi yang sedang tidak enak hatinya dengan
teman – temannya. Namun karena ia pun merasa bosan dirumah akhirnya ia menyusul
teman – temannya. Ketika sampai disana ternyata benar saja teman – temannya itu
datang dengan pacarnya masing – masing.
“Lusi,,Lusii,” Marina melambaikan tangan sambil meneriakan
nama Lusi. Lusi pun langsung berjalan ke arah temannya dan langsung duduk di
salah satu bangku yang kosong. Tiba – tiba dari arah belakang Lusi ada
seseorang yang sedang jalan menuju Lusi. Lusi pun yang sedang melihat orang di
sekitarnya,tiba – tiba wajahnya memucat, tubuhnya membeku, katup mulutnya pun
tertutup rapat. Speechless.
“Haii Lus, apa kabar??, happy anniversary yaah”, suaranya
yang sejuk menyapa cewek yang ada dihadapannya. Sambil memberikan bunga mawar
merah yang di bawanya.
“Ke...Kevin.. kamu udah balik ke jakarta???”
“Iya Lusi, aku balik ke jakarta,maaf yaa kalo selama aku di
Yogya aku ga pernah ngabarin kamu, dan ini aku datang sebagai permintaan maaf
aku.”
Sejenak Lusi berkomunikasi dengan mata Kevin yang terhalangi
dengan kacamata tebalnya.
“Ciee...ciee... ada yang celebek..celebek nih... hahaha..”
goda Pipit kepada cewek yang lagi salah tingkah itu.
“CLBK,, cinta lama bersemi kembali.... uhuuyyyy.. hahaha”
suara gelak tawa dari ketiga temannya mengisi keceriaan malam ini.
Lusi dan Kevin yang masih sama – sama nerveous saling
tertawa dan mulai sadar bahwa ini adalah ide ketiga temannya.
“Ahh..... gua dikerjain.... ini kerjaan lu semua kan..
hhahaaa... crazy banget deh, gua speechless..” tawa Lusi membuncah seketika
melihat ide gila dari ketiga temannya.
“Tapi lu seneng kan ??? hahaha.. cinta lama bersemi
kembali.. woahaaa, malu – malu kucing lagi” sahut Resty meramaikan suasana
bahagia ini.
“Ralat.. ralat.. CLBK, cinta lama bertemu kembali, bukan
bersemi lagi,, kan sekarang gua udah ketemu sama orangnya, hihihi” sahut Lusi
dengan kebahagian yang sedang ia rasakan malam ini.
Dan akhirnya Lusi bisa menemukan seorang kekasih yang ia
tunggu – tunggu selama ini. Bahwa kasuh sayang adalah obat mujarab untuk semua
kaum yang sedang dilanda oleh kegalauan.