Jumat, 14 Desember 2012

Cerita Pendek


CLBK
Cinta Lama Bersemi (Bertemu) Kembali

Lusi meremas secarik kertas tanpa dosa di genggamannya. Tulisan cantiknya yang mengisi ruang kecil lembaran putih itu berkerunyut kusut.
“Pacar pacar Huh!! Kapan gua punya pacar seperti Marina, Pipit, dan Resty. Mereka yang kemana – mana ditemani pacar,sedangkan gua ??? only yourself!!“
Pagi ini pagi yang memaksanya tidak bisa memberikan senyuman hangat kepada dunia. Yang pasti Lusi sepertinya tidak ingin bersahabat sejenak dengan siapapun. Pribadinya yang ceria kini hilang sesaat. Entah untuk selanjutnya, entah hanya untuk hari ini, atau mungkin selama ia belum menemukan seorang pacar. Waktu belum juga menunjukan pukul 09.30 yang mengharuskannya untuk masuk kelas. Lusi lebih memilih berdiam dikursi panjang yang telah disediakan di sepanjang kampusnya sambil membuka laptop dan memasangkan headset ke telinganya dengan volume suara full.
At night when the stars light up my room I sit talking to the moon. Try to get to you in hopes you are on the other side talking to me too. Penggalan lirik lagu Talking To The Moon – nya Bruno Mars meramaikan seisi telinga  dan diri Lusi. Hanya lagu itu yang terdengar, sampai – sampai Resty yang sedari tadi berteriak – teriak di depannya tidak digubris.
“Lusi.. Lusi..”, Resty memanggil sambil menepuk Lusi yang sedang asik dengan dunianya.
Lusi yang terkejut dengan kedatangan Resty dan kedua temannya Pipit dan Marina secara tiba – tiba sontak membuat Lusi melepaskan headsetnya dan menutup laptopnya.
 “Eh kalian,, ada apa??” tanya Lusi singkat.
“Lu kenapa lus,singkat bener ngomongnya,ga biasanya lu kaya gini??” tanya Pipit mengintoregasi Lusi yang memang terlihat beda hari ini.
“Engga apa – apa cuma lagi bad moody aja hari ini” jawab Lusi agak ketus
“Yaa kenapa,,masa lu ga mau cerita sama kita?” tanya Marina agak maksa
Tiba – tiba tanpa menghiraukan Lusi yang sedang tidak enak hatinya itu,Pipit nyeletuk berbicara tentang kekasihnya.
“Eh,eh,, semalem Dony kerumah tau dia bela – belain dateng malem – malem buat ngucapin happy anniversary ke gua sekaligus bawain gua bunga mawar... so sweet banget” ucapan Pipit yang sedang mengalami hati yang berbunga – bunga tanpa menghiraukan Lusi yang hari ini sedang bad moody. Mendengar itu Lusi berlalu begitu saja dan berjalan cepat menuju kelas yang kelihatannya sudah terlihat kosong.
“Lusi kenapa sih?? Ko dia langsung pergi gitu aja sih??” tanya Pipit yang bingung melihat sikap Lusi
“Hmmm,kayanya gua tau dehh kenapa Lusi kaya gitu.” Jawab Resty  yang mulai mengerti apa yang sedang di alami temannya itu
“Emangnya kenapa Res?? Dia cerita sama lu??” tanya Marina yang penasaran
“Kayanya dia ngerasa iri deh sama kita – kita yang sekarang ini udah punya pasangan sedangkan sampai sekarang dia masih sendiri” kata Resty dengan pandangannya sendiri
“Ohh iyaa,mungkin juga tuh Res,, dia kan udah lama banget ga ngerasain punya pacar setelah putus dari Kevin.” Sahut Marina menyebut nama seseorang di masa lalunya Lusi
“Iyaa mungkin tuh,,buktinya aja pas tadi gua cerita tentang Dony dia langsung pergi gitu aja.” Jawab Pipit
“Terus kita harus gimana dong??” tanya Marina kepada kedua temannya
Persahabatan mereka terjalin saat mereka duduk dibangku SMA hingga sekarang Mereka duduk dibangku perkuliahan. Mereka adalah suatu bentuk persahabatan yang mengisi warna – warni dunia. Lusi yang dulu semasa SMA nya pernah merasakan jatuh cinta kepada salah satu teman seangkatannya,hingga kini dia masih menyimpan perasaannya untuk laki – laki itu. Namun hubungan mereka kandas di karenakan Kevin harus meneruskan kuliahnya di luar kota. Mungkin sebenarnya bisa saja mereka tetap menjalaninya dengan hubungan jarak jauh,hanya saja Kevin tidak sanggup menjalaninya maka dia memutuskan  untuk mengakhiri hubungannya.
 Hari ini tepat hari dimana Lusi dan Kevin jadian. Lusi yang sedang menyendiri dikamarnya dia mengingat bahwa hari ini adalah hari jadinya dengan mantannya itu.
“Sekarang tanggal 23 februari harusnya sekarang gua sama Kevin lagi ngerayain anniversary yang ke 24 bulan,,tapiiiiii.....” ucapan Lusi yang mengingat kenangannya di masa lalu.
Tiba – tiba ketika dia sedang terlarut dalam ke galauan nya handphonenya berbunyi yang menanandakan ada pesan.Bergegas dia mengambil handphone dan langsung membaca pesan singkat itu. Ternyata itu dari temannya Resty yang mengajak dia untuk bergabung ke salah satu restoran bersama teman – temannya.
“Ngapain sih Resty pake ngajak gua ntar gua kesana mereka sama pacarnya masing – masing lagi.” Kata Lusi yang sedang tidak enak hatinya dengan teman – temannya. Namun karena ia pun merasa bosan dirumah akhirnya ia menyusul teman – temannya. Ketika sampai disana ternyata benar saja teman – temannya itu datang dengan pacarnya masing – masing.
“Lusi,,Lusii,” Marina melambaikan tangan sambil meneriakan nama Lusi. Lusi pun langsung berjalan ke arah temannya dan langsung duduk di salah satu bangku yang kosong. Tiba – tiba dari arah belakang Lusi ada seseorang yang sedang jalan menuju Lusi. Lusi pun yang sedang melihat orang di sekitarnya,tiba – tiba wajahnya memucat, tubuhnya membeku, katup mulutnya pun tertutup rapat. Speechless.
“Haii Lus, apa kabar??, happy anniversary yaah”, suaranya yang sejuk menyapa cewek yang ada dihadapannya. Sambil memberikan bunga mawar merah yang di bawanya.
“Ke...Kevin.. kamu udah balik ke jakarta???”
“Iya Lusi, aku balik ke jakarta,maaf yaa kalo selama aku di Yogya aku ga pernah ngabarin kamu, dan ini aku datang sebagai permintaan maaf aku.”
Sejenak Lusi berkomunikasi dengan mata Kevin yang terhalangi dengan kacamata tebalnya.
“Ciee...ciee... ada yang celebek..celebek nih... hahaha..” goda Pipit kepada cewek yang lagi salah tingkah itu.
“CLBK,, cinta lama bersemi kembali.... uhuuyyyy.. hahaha” suara gelak tawa dari ketiga temannya mengisi keceriaan malam ini.
Lusi dan Kevin yang masih sama – sama nerveous saling tertawa dan mulai sadar bahwa ini adalah ide ketiga temannya.
“Ahh..... gua dikerjain.... ini kerjaan lu semua kan.. hhahaaa... crazy banget deh, gua speechless..” tawa Lusi membuncah seketika melihat ide gila dari ketiga temannya.
“Tapi lu seneng kan ??? hahaha.. cinta lama bersemi kembali.. woahaaa, malu – malu kucing lagi” sahut Resty meramaikan suasana bahagia ini.
“Ralat.. ralat.. CLBK, cinta lama bertemu kembali, bukan bersemi lagi,, kan sekarang gua udah ketemu sama orangnya, hihihi” sahut Lusi dengan kebahagian yang sedang ia rasakan malam ini.
Dan akhirnya Lusi bisa menemukan seorang kekasih yang ia tunggu – tunggu selama ini. Bahwa kasuh sayang adalah obat mujarab untuk semua kaum yang sedang dilanda oleh kegalauan.