Kamis, 16 Oktober 2014

Karangan Ilmiah, Non-Ilmiah Dan Metode Ilmiah


A.     KARYA ILMIAH
Karya ilmiah (bahasa Inggris: scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
•      Menurut pengertian lain karya ilmiah adalah tulisan yang berisi argumentasi penalaran keilmuan yang dikomunikasikan lewat bahasa tulis yang formal dengan sistematis-metodis dan menyajikan fakta umum serta ditulis menurut metedologi penulisan yang benar.
•      Karya ilmiah ditulis dengan bahasa yang konkret, gaya bahasanya formal, kata-katanya teknis dan dan didukung fakta yang dapat dibuktikan kebenarannya.

CIRI-CIRI KARYA ILMIAH
 
Ø  Objektif
Semua keterangan berdasarkan kenyataan yang sebenarnya dan tidak  dimanipulasi
Ø  Netral
Setiap pernyataan atau penilaian bebas dari kepentingan – kepentingan tertentu seperti kepentingan pribadi maupun kelompok
Ø  Sistematis
Semua dikemukakan disusun menurut urutan yang memperlihatkan kesinambungan.
Ø  Logis
Keterangan yang dikemukakan masuk akal
Ø  Lugas
Pembicaraan langsung pada hal yang pokok
Ø  Tuntas
Masalah dikupas dengan rinci dan lengkap
Ø  Jelas
Semua dikemukakan tidak samar – samar

JENIS-JENIS KARYA ILMIAH
1.      Makalah
Karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data dilapangan.
2.      Skripsi
Karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain.
3.      Tesis
Karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam dibandingkan skripsi.
4.      Disertasi
Karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan penulis berdasarkan data dan fakta yang berisi temuan penulis sendiri yang berupa temuan orisinal.
5.      Laporan kasus
            Tulisan mengenai kasus – kasus yang dilandasi dengan teori.

B.      NON ILMIAH
Karya non ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari – hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan

CIRI-CIRI NON ILMIAH
Ø  Emotif : kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi.
Ø  Persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative.
Ø  Deskriptif : pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif.
 Kritik tanpa dukungan bukti
.

JENIS-JENIS NON ILMIAH
·         Novel
            Karya fiksi prosa yang tertulis dan naratif
·         Drama
            Suatu karya sastra yang memilik bagian untuk diperankan oleh aktor
·         Roman
            Sejenis karya sastra dalam bentuk prosa atau gancaran yang isinya melukiskan perbuatan pelakunya menurut watak dan isi jiwa masing – masing
C.      METODE ILMIAH

Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.  

Tujuan Mempelajari Metode Ilmiah
ü  Untuk meningkatkan keterampilan, baik dalam menulis, menyusun, mengambil kesimpulan 
             maupun dalam menerapkan prinsip-prinsip yang ada.
ü  Untuk mengorganisasikan fakta
ü  Merupakan suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis.
ü   Untuk mencari ilmu pengetahuan yang dimulai dari penentuan masalah, pengumpulan data yang relevan, analisis data dan interpretasi temuan, diakhiri dengan penarikan kesimpulan.
ü  Mendapatkan pengetahuan ilmiah (yang rasional, yang teruji) sehingga merupakan pengetahuan  yang dapat diandalkan.


 Sikap Ilmiah 

Salah satu aspek tujuan dalam mempelajari ilmu alamiah adalah pembentukan
sikap ilmiah. Orang yang berkecimpung dalam ilmu alamiah akan terbentuk sikap alamiah yang antara lain adalah :
a.                   Jujur ( Wjaib melaporkan hasil pengamatan secara objektif )
b.                  Terbuka ( Terbuka menerima pendapat orang lain )
c.                   Toleran ( Tidak akan memaksakan pendapatnya kepada orang lain )
d.                  Skeptis ( Tidak akan menerima suatu kesimpulan tanpa didukung bukti kuat )
e.                  Optimis ( Berpengharapan baik )
f.                    Pemberani ( Berani melawan hal-hal yang akan menghambat kemajuan )
g.                   Kreatif ( mampu menghasilkan trobosan dan kreasi demi kemajuan )

 LANGKAH-LANGKAH METODE PENULISAN  ILMIAH

Ø    Masalah: berawal dari adanya masalah yang dapat digali dari sumber empiris dan teoretis, sebagai suatu aktivitas pendahuluan. Agar masalah ditemukan dengan baik memerlukan fakta-fakta empiris dan diiringi dengan penguasaan teori yang diperoleh dari mengkaji berbagai literatur relevan.    
Ø    Rumusan masalah: Masalah yang ditemukan diformulasikan dalam sebuah rumusan masalah, dan umumnya rumusan masalah disusun dalam bentuk pertanyaan.  
Ø    Pengajuan hipotesis: Masalah yang dirumuskan relevan dengan hipotesis yang diajukan. Hipotesis digali dari penelusuran referensi teoretis dan mengkaji hasil-hasil penelitian sebelumnya.
Ø    Metode/strategi pendekatan penelitian: Untuk menguji hipotesis maka peneliti memilih metode/strategi/pendekatan/desain penelitian yang sesuai. 
Ø    Menyusun instrumen penelitian: Langkah setelah menentukan metode/strategi pendekatan, maka peneliti merancang instrumen penelitian sebagai alat pengumpulan data, misalnya angket, pedoman wawancara, atau pedoman observasi, dan melakukan pengujian validitas dan reliabilitas instrumen agar instrumen memang tepat dan layak untuk mengukur variabel penelitian. 
Ø    Mengumpulkan dan menganalisis data: Data penelitian dikumpulkan dengan Instrumen yang kemudian dilakukan pengolahan dan analisis data dengan menggunakan alat-alat uji statistik yang relevan dengan tujuan penelitian atau pengujian secara kualitatif. 
Ø    Simpulan: Langkah terakhir adalah membuat simpulan dari data yang telah dianalisis. Melalui kesimpulan maka akan terjawab rumusan masalah dan hipotesis yang diajukan dapat dibuktikan kebenarannya.

Sumber :

http://nadiachya.blogspot.com/2012/04/perbedaan-antara-karangan-ilmiah-non.html

Nama  : Rofifah Pratiwi
npm     : 26212666
kelas 3eb12

Tidak ada komentar:

Posting Komentar